Madinah Masa Dinasti Utsmaniah

Setelah sebelumnya madinah loyal kepada kerajaan-kerajaan Mesir pada dinasti Mamluki, pada tahun 923 H loyalitas tersebut berpindah ke Utsmaniyin - Pada saat itu Utsmaniyin (Sulthon Utsmani Salim) berhasil melumpuhkan dan memegang kendali atas kerajaan-kerajaan di Mesir.

Pada zaman dinansti ini Madinah di jaga ketat pasukan di sekitar benteng kokoh yang baru dibangun Sulthon Utsmani pada tahun 939 M. benteng ini merupakan pertahanan  dan sekaligus memberikan kedamaian kepada penduduk kota Madinah dari serangan-serangan dan memberikan kondisi keamanan kepada seluruh masyarakat Madinah

Kemamanan yang terjaga di seluruh kota membuat ilmu pengetahuan semakin berkembang dan penduduk kota pun semakin bertambah pesat.

Dinasti Ustmaniah mengalami keguncangan akibat munculnya tindakan fitnah dan kriminal terhadap kafilah dagang pada abad ke dua belas dan terjadi smpai ke pinggiran kota madinah, akan tetapi gubernur Mekkah (Syarif Syuyur) pada saat itu mampu menumpas orang-orang kriminal dan mengembalikan stabilitas keamanan bagi kafilah dagang.

Dengan kondisi keamanan yang kondusif, mak meluaslah dakwah-dakwah tauhid diantaranya adalah dakwah yang dilakukan keluarga Suu'd dan keluarga Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.

Dinsti Utsmaniah runtuh setelah pasukan kerajaan Arab Saudi datang berperang dan mengepung kota Madinah, sehingga setelah beberapa waktu pemimpin dan pemuka kota madinah pun menyerahkan kekuasaan kota Madinah ke tangan Kerajaan Arab Saudi dan membaiat Amir Sau'd bin Abdil Aziz bin Muhammad Alu Sau'd sebagai pemimpin mereka di Madinah. Pembaiatan ini mengawali kekuasaan Kerajaan Arab Saudi di Madinah.
Powered by Blogger.