Madinah Masa Hasyimi

Madinah dalam masa Hasyimi tidak berlangsung lama. Walaupun pemimpin Syarif Ali bin Husain berusaha menormalkan kembali jalannya roda pemerintahan - peperangan antara Hasyimin dan Saudiyin semakin menghebat dan membesar dan terjadi hinggake Madinah.

Kaum Saudiyin mengirim pasukan kekuatan yang sangat besar dan mengepung Madinah dalam jangka waktu yang lama yaitu sekitar tujuh bulan.

Ketidakmampuan untuk melawan dan kurangnya persediaan makanan membuat para tokoh Madinah menemui amir Saudiyin yaitu Abdul Aziz bin Abdurrahman Ali Saud - tokoh Madinah tersebut sepakat menyerahkan Madinah dengan jaminan keamanan para penduduknya. Madinah diserahkan pada tanggal 19 Jumadil Ula 1344 H (1925 M)

Dengan demikianlah dimulailah kembali babak kota Madinah di bawah kekuasaan Kerajaan Arab Saudi. Pucuk Pemerintahan dipegang oleh raja arab yaitu Abdul Aziz bin Abdurrahman Ali Saud.

Sampai dengan saat ini Madinah hidup makmur dan menjadi salah satu kota dengan perkembangan pembangunan tercepat di dunia di bawah kekuasaan Kerajaan Arab Saudi
Powered by Blogger.