Madinah masa Utsmaniah Fase Kedua

Madinah dalam fase kedua Utsmaniah ini mengalami perombakan yang cukup signifikan diberbagai sektor. Pembangunan sarana transportasi dan renovasi masjid merupakan hal yang paling terkenal, dan hal tersebut langsung diperintahkan oleh Sulthon Abdul majid sekitar tahun 1844 M (1269 H).

Disaat pemerintahan Abdul Majid II pembangunan Madinah dengan mega Proyek dikhususkan ke bidang transportasi dan telekomunikasi, diantaranya adalah:
  1. Pembangunan terminal perhubungan diatas jalur rel kereta
  2. Terminal listrik untuk masjid nabawi dan sekitarnya
  3. Jalur rel kereta hijazi yaitu jalur kereta yang menghubungkan antara madinah dengan Negeri Syam dan IstanbuL
  4. Pembangunan jalur telegram antara Madinah dan Istanbul.
Perubahan-perubahan besar ini membawa dampak yang signifikan terhadap kota Madinah. Kota tersebut banyak didatangi orang baik untuk melakukan perdagangan, ziarah maupun untuk berusaha dan menetap di madinah. hanya dalam masa sepuluh tahun saja penduduk kota madinah berlipat menjadi 80.000 jiwa. Banyak diantaranya adalah merupakan pedagang-pedagang dari seluruh penjuru dunia yang melakukan perdagangan di kota Madinah.

Keamanan kota Madinah mencapai kegoyahan sekitar tahun 1334 H - 1337 H karena perang dunia pertama. Pemberontakan terjadi dimana-mana dan pemberontakan tersebut dipimpin oleh Syarif Husain dengan bantuan sekutunya. Mereka menggempur pasukan Utsmaniah yang dipimpin oleh panglima perang bernama  Fakhri Basya. Penyerangan demi penyerangan berhasil dipatahkan.

Kegagalan penyerangan Syarif Husein memicu penggunaan strategi perang baru, yaitu pengepungan kota Madinah selama beberapa waktu. Pengepungan tersebut memberikan dampak buruk terhadap masyarakat Madinah. Penyakit muncul di tengah-tengah kota, wabah kelaparan merajalela akibat terputusnya jalur yang menghubungkan dalam dan luar Madinah.

Sekitar tahun 1918 M atau sekitar 5 rabiul awal 1337 H, kota Madinah diserahkan ke tangan Syarif Husain dan hal tersebut menandai kekuasaan baru di Madinah yang disebut Masa Hasyimi
Powered by Blogger.