Mekah Zaman Dinasti Mamluki

Mekah Zaman Dinasti Mamluki
Setelah pemerintahan Ayubiyyin dari fase dinasti abbasiyah runtuh, pemuka agama, pemuka Asyraf, para pemimpin dan penduduk Mekah berpindah dan loyal kepada dinasti Mamluki yang berpusat di Mesir.

Dinasti Mamluki merupakan kerajaan-kerajaan di negeri Mesir yang memerintah kota Arab dan Madinah setelah mereka berhasil memenangkan peperangan dengan tentara Ayubiyyin. Pemerintahan dinasti mamluki di Mekah sangat berbeda sekali dengan pemerintahannya di kota Madinah yang memang pada waktu itu terjadi meletus gunung berapi dan terbakarnya mesjid Nabawi. Untuk mengetahui Pemerintahan Dinasti Mamluki di Madinah silakan anda baca postingan sebelumnya.

Dinasti Mamluki memerintah mekah mulai tahun 652 H sampai dengan tahun 923 H. Dalam masa ini kehidupan kota mekah sangat aman dan damai - dimana para pemimpin dan Sultan Mamalik memberikan perhatian yang istimewa kepada kota kelahiran nabi Nuhammad SAW ini.

Pada tahun 667 H Ad Dhohir Bibras pergi menunaikan ibadah haji ke kota Mekah, dia juga memberikan kado istimewa untuk penduduk mekah yaitu memberikan gaji tahunan untuk keluarga-keluarga di Mekah. Dia juga membantu menyelasaikan yang menimpa pemuka-pemuka mekah ketika itu akibat kesalah pahaman khususnya pemuka Asyraf.

Selain hal diatas tadi, dalam pemerintahan dinasti Mamluki ini ada beberapa hal penting sebagai peninggalan sejarahnya, yaitu diantaranya:
  1. Penghapusan pajak yang sebelumnya berlaku di kota Mekkah pada zaman dinasti Abbasiyah
  2. Pengamanan rombongan jemaah-jemaah haji yang menunaikan ibadah Haji
  3. Pemberian wakaf kepada Nawwab gubernur Mekah
  4. Pendirian sekolah 4 Madzhab semasa Sulthan Qaitabai pada tahun 882 H
  5. Pendirian panti-panti asuhan untuk menampung dan memelihara anak yatim
  6. Pendirian perpustakaan buku untuk meningkatkan taraf kehidupan bidang pendidikan
Selama dinasti mamluki berkuasa di Mekah, kota suci ini mengalami kemajuan dari berbagai segi bidang kehidupan, diantaranya bidang pendidikan, pembangunan, perdagangan, sosial ekonomi masyarakat kota mekah dan bidang keamanan.
Powered by Blogger.