Mekah Zaman Muhammad Ali Basya

Setelah Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi pertama di Mekah dikalahkan oleh kekuatan pasukan Muhammad Ali Basya, pemerintahan secara otomatis dipegang oleh dinasti Muhammad Ali Basya. pemerintahan kota Mekah dipegang secara bergantian oleh kedua putranya yaitu Thusun dan Ibrahim ali.

Pada zaman Mekah dipegang Muhammad Ali basya, permasalahan administrasi diberikan kepada pemuka-pemuka di Mekah, yang dimana hal ini menimbulkan berbagai permasalahan intern di kalangan sendiri, diantaranya pertikaian di dalam pemuka-pemuka Asyraf di kota Mekah.

Masa-masa sulit kota Mekah mulai berganti ke arah ketenangan setelah pintu import dibuka untuk para saudagar dan keputusan pemerintahan untuk memberikan santunan dan hadiah kepada kaum-kaum fakir di kota Mekah.

Pada tahun 1840 M atau sekitar tahun 1256 H, Muhammad Ali basya menarik semua pasukannya dari kota Mekah dan menyerahkan kembali kota Mekah ke negara Ottoman (Dinasti Utsmaniah)
Powered by Blogger.