Mengenal Madinah Masa Rasulullah

Hijrahnya nabi Muhamad SAW pada tahun 622 M dari kota mekah menuju kota madinah membawa perubahan perubahan besar terhadap kota madinah itu sendiri, yaitu diantaranya :

  1. Nama kota yasrib diganti menjadi Thobah atau madinah
  2. Bergabungnya dua kaum yang bertikai yaitu kaum aus dan kaum Khozroj membentuk kaum baru dinamakan kaum Anshor. Setelah pertikaian yang begitu lama terjadi diantara kedua kaum tersebut, sekarang mereka bersaudara dan melupakan permusuhan yang pernah ada diantara keduanya.

Kaum Quraisy semakin memusuhi kaum muslimin di saat nabi hijrah ke kota madinah, kelakuan setan mereka yang merapas harta, benda dari kaum muhajirin membuat Rasulullah geram dan dengan perintah Rasulullah tersebut, kaum muslimin menghadang jalur yang di lewati kaum quraisy yang biasanya mereka gunakan jalur tersebut untuk jalur perdagangan ke arah negeri syam dan yaman.

Madinah zaman nabi Muhammad

Penghadangan tersebut menyebabkan berhadapannya secara langsung kaum muslimin dengan kaum quraisy di badr sehingga terjadilah perang yang di sebut kaum badr. Perang ini terjadi pada tahun 623 M dan dimenangkan oleh kaum muslimin.

Kemenangan yang didapatkan tersebut membuat kaum quraisy semakin marah kepada kaum muslimin dan berencana untuk mengobarkan peperangan lain, akan tetapi di lain pihak dari kemenagan tersebut nama muslimin semakin dikenal dan seakin harum di kalangan bangsa arab.

Pada tahun yang sama terjadilah perang diantara keduanya yaitu perang uhud dan perang dimenagkan kembali oleh kaum muslimin.

Rencana demi rencana untuk menghancurkan rosululah dan kaumnya terus berlanjut sampai terjadi perang pada tahun 626 M, akan tetapi allah tetap memberikan kemenangan kepada kaum muslimin.

Selain kaum muhajirin dan kaum anshor, di kota madinah terdapat juga kaum yahudi. Diantara kaum yahudi tersebut terdiri dari bani bani (suku) diantaranya bani qoinuqo, bani khuroijoh, dan bani nadhir.
Penghianatan Kabilah Khuroijoh pada saat perang khondaq membuat rosulullah memerangi mereka dan tipu daya serta rencana-rencana jahat terhadap kaum muslim yang dilakukan oleh kaum yahudi membuat kaum yahudi lainnya yaitu khabilah qoinuqo dan kabilah nadhir di usir kaum muslimin dari kota madinah.

Peperangan peperangan yang terjadi baik antara kaum muslimin dengan kaum quraisy maupun peperangan peperangan antara kaum muslim dan kaum yahudi membuat kau muslimin semakin kuat dan semakin pintar dalam taktik perang. peperangan tersebut berakhir dengan di kuasainya kota mekah pada tahun 630 M atau tepatnya sekitar tahun ke 8 hijrah nabi muhammad dan kaum muslimin ke kota madinah.

Kekuatan, keberanian, kegagahan, dan strategi perang islam membuat silau seluruh negeri arab sehingga banyak kabilah dan bani bani yang mengirimkan utusan dari kaum mereka ke kota madinah (yang memang pada waktu itu kota madinah menjadi pusat islam) untuk menyatakan islam dengan sungguh sungguh dan beriman kepada allah swt.

Pada tahun 632 M nabi muhammad menyerukan kepada kaum muslimin untuk bersiap melakukan peperangan ke negeri syam di bawah usamah bin jaiz. Allah rupanya berkehendak lain sebelum pasukan muslim berangkat, rosulullah jatuh sakit sampai akhirnya beliau wafat di panggil allah swt.

Zaman tersebut merupakan zaman keemasan islam bersama rasulullah, dimana madinah menjadi pusat ibu kota negara islam dan pusat pemerintahan islam.


Powered by Blogger.