Perbedaan Haji Tamattu, Ifrad dan Qiran

Pelaksanaan ibadah haji dibagi menjadi 3 bagian, yang mana cara-cara pelaksanaan ibadah hajinya adalah sama, hanya saja berbeda dalam pelaksanaan waktu ibadah umrahnya saja sedangkan pelaksanaan ibadah hajinya adalah sama.

Perbedaan Haji Tamattu, Haji Ifrad dan Haji Qiran adalah merupakan pertanyaan yang sering dilontarkan hampir setiap calon jamaah haji Indonesia di saat akan berniat melakukan ibadah haji, umumnya pada saat mereka mendaftar ibadah haji taupun sedang melaksanakan manasik haji. Bagi mereka yang belum mengetahui perbedaan antara ketiganya, mungkin hal tersebut sangat membingungkan, oleh karena itu dalam artikel kali ini, RumahAllah.com akan mencoba menjelaskan masing-masing perbedaan dari ketiga ibadah haji tersebut diatas.

Perbedaan Haji Tamattu, Haji Ifrad dan Haji Qiran

Haji Tamattu

Haji Tamattu adalah dimana jemaah haji melakukan ibadah umrah terlebih dahulu sebelum pelaksanaan ibadah haji puncak. Ibadah haji puncak yang dimaksud adalah berkumpulnya semua jamaah haji dari seluruh dunia di padang arafah.

Dalam haji Tamattu, maka jamaah haji melakukan umrah terlebih dahulu sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji. Ibadah umrah yang dilakukan bisa berkali-kali tergantung kemampuan dan kondisi fisik dari jamaah itu sendiri. Sebaiknya lakukan Ibadah Umrah sesering mungkin dan lakukanlah dengan khusyu baik untuk anda, maupun anda mewakili keluarga anda yang belum mampu untuk melakukan ibadah umrah dan ataupun jika anda memiliki nadzar untuk megumrahkan pihak lain dan atau mengumrahkan keluarga anda yang sudah meninggal.

Konsekuensi dari haji Tamattu adalah anda sebagai jamaah diwajibkan membayar "DAM". DAM yang dimaksud adalah menyembelih seekor kambing di tanah suci. untuk masalah ini biasanya "karom" atau "karu", dan "pembimbing" atau "muttawif" akan menginformasikannya kepada anda.

Pelaksanaan penyembelihan hewan DAM bisa jamaah lakukan pada tanggal 10 Dzulhijah dan hari-hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijah.

Jika anda tidak mampu untuk menyembelih seekor kambing, maka jamaah wajib berpuasa selama 10 hari lamanya, dimana pelaksanaannya adalah 3 hari di kota Mekkah dan 7 hari di tanah air ketika anda telah pulang ke tanah air. Bagi yang berpuasa segera lakukan pas setibanya anda di tanah air untuk keafdolan ibadah haji anda, karena yang dinamakan "DAM" adalah wajib harus segera dibayar.


Haji Ifrad


Haji ifrad berbeda dengan Haji tamattu. Haji Ifrad adalah mengutamakan pelaksanaan ibadah haji terlebih dahulu kemudian baru jamaah melakukan ibadah umrah. Jadi dalam hal ini setelah selesai pelaksanaan ibadah haji, maka jamaah baru melaksanakan ibadah umrah.

Dalam haji Ifrad, jamaah tidak dikenakan "DAM" seperti dalam haji tamattu yang telah dijelaskan diatas.

Khusus Jamaah haji Indonesia biasanya tidak menggunakan cara ibadah haji ini, karena selama waktu anda di kota mekkah anda harus selalu memakai pakaian ihram sampai pelaksanaan ibadah haji puncak. hal ini dianggap sangat berat. Ibadah haji Ifrad biasanya dilakukan oleh negara negara seperti Turkey, Iran, Pakistan dan Bangladesh.

Haji Qiran

Haji Qiran adalah melaksanakan ibadah umrah dan ibadah haji langsung dalam satu niat secara sekaligus. Dalam hal ini jika jamaah memilih cara ibadah haji Qiran, maka jamaah diwajibkan membayar DAM.

Jamaah haji Indonesia biasanya menggunakan cara ibadah haji tamattu daripada haji qiran dan haji ifrad, hal tersebut tergantung dari kloter keberangkatan jamaah haji itu sendiri. Jika jamaah mendapatkan kloter awal maka biasanya haji tamattulah yang dipilih, dan jika jamaah mendapatkan kloter terakhir maka haji ifrad dan haji qiranlah yang dipilih.


Semoga dengan penjelasan ini anda tidak dibingungkan lagi dengan perbedaan antara ketiganya. Semoga anda menjadi haji yang mabrur dan mabruroh - ada pertanyaan silakan anda ketikkan pertanyaan anda di kolom komentar.


Powered by Blogger.