Kesalahan Kesalahan dalam Lempar Jumrah

Lempar Jumrah adalah termasuk salah satu rukun wajib haji pada tanggal 10 Dzulhijjah. Lempar Jumrah hendaknya dilakukan setelah matahari berada pada ketinggian kira-kira setombak dari tempat terbitnya. Nabi melakukan pelemparan itu pada waktu dhuha.

Berikut adalah lbeberapa kesalahan dalam melempar jumrah :

1. Tidak memakai pakaian ihrom untuk jamaah haji laki-laki dan memakai kaos tangan dan cadar untuk jamaah haji perempuan
yang benar: Laki-laki memakai pakaian umrah dan perempuan tdak diperbolehkan memakai kaos tangan dan harus melepas cadar

2. Memakai wangi-wangian dan melakukan hal-hal yang dilarang dalam pelaksanaan rukun haji
yang benar: Jamaah haji laki-laki dan jamaah haji perempuan dilarang memakai wangi-wangian kecuali yang sudah dipakai sebelum ihram, memotong kuku, dan mencukur rambut badan, memburu atau membuduh binatang, kecuali yang membayakan, melakukan akad nikah atau melamar, bercumbu, berhubungan badan, dan bertengkar.

3. Melempar Batu sekaligus atau melempar kerikil sekali lempar
yang benar: Jamaah haji laki-laki maupun jamaah haji perempuan haruslah melempar batu satu persatu sambil bertakbir. Setiap kali selesai melempar jumrah hendaknya berdiri menghadap kiblat dan memuji Allah serta berdoa dan memohon keampunan-Nya, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

4. Kepercayaan sebagaian jamaah haji bahwa mereka sedang melempar syetan, sehingga melempar jumrah dengan penuh amarah dan caci maki
yang benar: Lemparlah jumrah dengan cara berdzikir kepada Allah SWT

5. Melempar Jumrah dengan batu besar, kayu ataupun sepatu 
yang benar: Lemparlah jumrah dengan mencari batu dan kerikil dan janganlah melempar dengan alat alat yang berlebihan, karena hal tersebut diharamkan oleh rasulullah saw

6. Saling mendorong dan mendesak untuk melempar jumrah
yang benar: Lemparlah jumrah dengan tenang tanpa membuat dosa kepada orang lain, ataupun menyakiti jamaah lain. diwajibkan anda berlemah lembut dengan sesama jamaah lain dan lemparlah jumrah di tempat yang benar, baik itu mengenai tiang ataupun tidak.

Jika anda telah selesai melempar jumrah aqobah, maka silakan selesaikan dengan tahalul awal. Anda boleh memakai pakaian biasa setelah tahalul, dan halal baginya semua larangan saat berihram kecuali masalah "WANITA"
Powered by Blogger.