Masjid Syajarah

Di kawasan Al-Hujun Tepat berada di samping pintu utama pekuburan Ma'la sebelah selatan yang berdekatan dengan ring road fly ofer terdapat sebuah mesjid yang di namakan dengan nama mesjid Syajarah (pohon). Masjid yang dilapisi batu marmer berwarna abu-abu dengan garisan coklat tersebut dapat di tempuh dari masjidil Haram dengan berjalan kaki ke arah timur laut jalan yang menuju pekuburan Ma'la. Kubah masjid yang dicat dengan warna kuning emas tersebut juga sering di kunjungi oleh jamaah haji ataupun jamaah umroh. Menara dengan tinggi 30 meter pada puncak menara yang berbentuk bulan sabit ciri khas arsitektur bangunan timur tengah tersebut di lapisi dengan sepuhan cat kuning emas. Interior dalam masjid yang sederhana yang di lengkapi tempat sandaran empuk pada shaf pertama yang merupakan ciri khas masjid di hampir semua masjid di arab saudi, sebagai tempat jemaah bersandar jika telah selesai melakukan sholat ataupun menunggu waktu shoalt sambil dalam kedaan berzikir ataupun membaca Al-Qur'an,

Masjid Syajarah

Masjid yang mampu menampung sekitar lima ratus jamaah tersebut selalu ramai di kunjungi oleh para peziarah seperti halnya masjid Jin  yang tidak jauh dari masjid Syajarah tersebut.

Masjid Syajarah dalam Riwayat

Ibnu Jauzi (meninggal pada tahun597 H)
meriwayatkan Bahwa Rasulullah telah memangil sebatang pohon kemudian pohon tersebut datang mendekati Beliau dan setelah memberi kesaksian pohon itupun kembali ke tempatnya semula.Al-Fakihy juga meriwayatkan bahwa sekelompok jin telah meminta bukti dan dalil  akan kebenaran kerasulan Beliau sebagai utusan Allah. Mka Allah SWT, kemudian Allah memberikan mu'jizat kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alahai wa sallam.

Setelah mengetahui bahwa Nabi Muhammad Shallallahu 'alahi wa sallam  adalah seorang utusan Allah Maka para jin tersebut berbaiat kepada beliau dan para jin tersebut setelah memeluk Islam kembali  untuk mendakwahi kaumnya akan kebenaran agama yang di bawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alahi wa sallam

Hadis yang di riwayatkan oleh Al-Bazzar dalam musnadnya1/438 dan Abu Ya'la dalam musnadnya 1/90, Haitasami berkata dalam Majma' Zawa'id 9/10 yang isnadnya hasan, "Dinamakan masjid Syajarah(pohon)berdasarkan riwayat, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu 'alahi wa sallam memanggil pohon dari tempatnya, kemudian kemudian menanyakan sesuatu kepadanya, maka diapun datang dengan akarnya dari tanah sehingga berdiri di hadapan Nabi Muhammad Shallallahu 'alahai wa sallam, maka Nabi bertanya kepadanya tentang sesuatu, kemudian menyruhnya untuk kembali, maka diapun kembali ketempatnya.   

Di tempat peristiwa tercabut pohon inilah didirikan Masjid yang dikenal sekarang dengan nama Masjid Syajarah.

Seperti mesjid bersejarah lainnya masjid inipun banyak kali mengalami pemugaran dan pembangunan terakhir bersamaan dengan pembangunan masjid Jin pada tahun 1421 H yaitu pada masa pemerintahan Khadimul Haramain King Fahd bin Abdul Aziz Al-Saud.

Jika jamaah haji ataupun jamaah umroh yang akan berziarah ke masjid tersebut bisa dengan berjalan kaki dari masjidl Haram ataupun menggunakan taxi (lima real saja).
Powered by Blogger.