Ziarah ke Masjid Tua di Hudaibiyah

Hudaibiyah adalah salah satu tempat yang bersejarah di kota Makkah. Hudaibiyah merupakan kawasan padang pasir yang luas dan merupakan kawasan pengembalaan hewan ternak unta dan kambing.Terletak di luar kawasan tanah Haram berjarak 22 km dari Masjidil Haram. Dan dua kilometer dari tapal batas tanah Haram jalan jeddah lama / tariq jeddah qadim.

Di tempat inilah terletak masjid tua yang hanya tinggal puing -puingnya saja. Masjid tersebut bersebelahan dengan masjid yang baru yang sering dijadikan tempat miqot umroh oleh para peziarah. Masjid tersebut tersebut terbuat dari susunan batu-batu gunung dengan pengikat dari pasir dan kapur gunung. Hanya masih beberapa bagian dinding saja  yang tersisa. Bagian mihrab daripada masjid tersebut masih kelihatan utuh. Setengah bagian dinding samping kiri tinggal pondasinya saja. Ketebalan tembok masjid tersebut satu hasta tangan orang dewasa, dengan ketinggian tembok tiga meter. Masjid yang sudah berusia lebih dari 1400 tahun tersebut sebagian dindingnya masih berdiri kokoh. Masjid tua ini sudah tidak mempunyai atap. Semenjak masjid baru di bangun maka mesjid yang bersejarah tersebut tidak dipergunakan lagi bahkan kesannya terlihat terbengkalai tanpa adanya  pemeliharaan dan pemugaran sedikitpun dari pemerintah keraajaan Arab Saudi.

Ziarah ke Hudaibiyah

Di depan samping kiri mimbar masjid terdapat sumur tua yang airnya asin. Air sumur inilah yang di alirkan ke tempat mengambil air wudu' samping masjid. Jamaah yang baru pertama kali tentunya tertanya-tanya mengapa airnya asin. Di daerah hudaibiyah memang tidak ada sumber air tawar walaupun daerah padang pasir hudaibiyah berjarak 70 km dari pantai laut merah ke arah barat. Penduduk yang berada di kawasan perumahan daerah hudaibiyah mendapatkan sumber air tawar dari perusahan air nasional yang di supply oleh kerajaan.

Para peziarah dari jamah umroh ataupun jamaah haji banyak yang tidak mengetahui bahwa puing-puing masjid tua itulah tempat Nabi Muhammad صلى اللّه عليه وسلم mengadakan perjanjian antara kaum muslimin dengan kaum musyrikin Makkah. Di dalam masjid inilah para sahabat melakukan sumpah setia atau berbaiat kepada Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم dibawah sebuah pohon yang terkenal dengan nama "Baiturridwan". Setelah meninggalnya Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم pohon ini sering disalah gunakan oleh kaum muslimin yang masih lemah imannya sebagai tempat mengambil berkah. Maka pada pemerintahan khalifah Umar bin Khathab pohon ini ditebang sendiri oleh tangan beliau.


إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَنْ نَكَثَ فَإِنَّمَا يَنْكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِ ۖ 
وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

"Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa melanggar janjinya niscaya akibat dia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar". Qs Al-fath:10. 

Pemandu/mutawif yang bijak akan mengajak jamaah untuk melihat dan sekaligus menceritakan kisah Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم dan para sahabatnya dalam perjalanannya ke kota Makkah khususnya menceritakan kisah mengenai tempat ini, ketika akan mengambil miqot atau ziarah ke Hudaibiyah

Ketika beberapa gelintir orang dari jamaah haji ataupun jamaah umroh yang datang berziarah ke masjid tersebut khususnya jamaah dari Indonesia dan Malaysia karena kebodohan mereka, mereka menulis- nulis nama-nama keluarga mereka ataupun nama-nama teman mereka dengan keyakinan bisa terpanggil datang umroh ataupun berhaji, sehingga dinding masjid menjadi kotor dengan coretan-coretan. Bahkan ada yang menyelipkan photo-photo salah satu dari kelurga mereka. Mutawif / pemandu biasanya akan menjelaskan kepada mereka akan kesalahan yang mereka lakukan.

Bagi jamaah umroh yang ingin datang sendiri untuk berziarah ke masjid hudaibiyah,anda bisa pergi dengan meyewa taxi dengan tarip 70 real.
Powered by Blogger.