Masjid Qishos

Saudi Arabiya negara Islam yang melaksanakan hukum-hukum Islam secara kamil (baca sempurna). Semua aturan-aturan di jalankan berlandaskan syariat Islam, termasuk bagi para pelaku tindak kejahatan. Pelaku pencurian dilakukan hukuman potong tangan, pelaku pemerkosaan di kenakan hukuman rajam sampai mati, pemerkosaan sekaligus membunuh di kenakan hukuman gantung, yang melaukukan perzinahan dikenakan hukuman cambuk dan yang membunuh dikenakan hukuman pancung atau Qishos.

Pelaksanaan hukuman potong tangan, hukuman gantung dan hukuman pancung dilakukan di tempat-tempat umum. Hukuman gantung biasanya di lakukan di perempatan jalan raya, para pelaku di gantung di tiang lampu merah. Dan hukuman qishos selain di tempat-tempat umum pelaksanaan hukuman juga di lakukan di tempat khusus seperti di halaman masjid.  Tentunya pelaksanan hukuman tersebut setelah melalui peroses perangadilan.

Masjid Qishos

Pelaksanaan hukuman qishos biasanya  dilakukan pada hari jum'at setelah selesai dari pada pelaksanaan sholat ju'mat. Penduduk di sekitar masjid mengetahui akan adanya pelaksanaan hukuman qishos karena sebelum pelaksanaan eksekusi dilakukan, pihak berwenang setempat telah mengumumkan jadwal pelaksanaan eksekusi.

Maksud dari pelaksanaan hukuman qishos di tempat umun tersebut adalah untuk meberi efek jera kepada pelaku dan agar menimbulkan rasa takut kepada orang lain sehingga orang yang berniat melakukan tindak kejahatan  akan berpikir seribu kali. Kesannya memang ngeri (kalo membayangkan kepala di potong pasti bulu roma berdiri), tapi itulah nilai yang harus di bayar oleh narapidana sesuai dengan hukum yang telah di tetapkan oleh Allah SWT dan di jelaskan dalam Al-Qur'an(surat Al-Baqarah:178-179)

Masjid yang terkenal di Arab Saudi sebagai tempat pelaksanaan hukuman pancung adalah Masjid Qishos. Masjid ini di rancang berbeda dengan masjid-masjid pada umunnya di kota Jeddah. Atap bangunan masjid berupa kubah -kubah kecil yang membentuk sepuluh kubah yang cukup indah dan di hiasi satu menara berbentuk runcing ke atas. Di halaman masjid terdapat pendopo yang terbuat dari tenda yang lantainya di buat lebih tinggi. Di bawah tenda inilah tempat dilakukannya hukuman pemenggalan kepala sampai putus.

Mesjid Qishos


Tim medis  disiapkan disaat pelaksanaan hukuman tersebut setelah pemancungan di lakukan tim medis bergerak dengan cepat kemudian mayat di masukkan ke dalam mobil ambulan selanjutnya di bawa ke rumah sakit untuk di sambungkan kembali  kepala mayat tersebut sebelum dikubur.

Ketika  pelaksanan hukuman berlangsung penjagaan keamanan di perketat. "NO FOTOGRAFI" tulisan dengan gambar kamera di silang warna merah di pasang di beberapa tempat di sekitar pendopo yang di jadikan tempat pelaksanaan hukuman. Maksud pelarangan tersebut adalah agar orang yang menyaksikan eksekusi sedang berlangsung tidak mengambil gambar anggota tubuh terpidana. Jangan coba-coba memberanikan diri mengambil gambar saat berlangsungnya eksekusi kalau masih sayang dengan lengan sendiri.

Apabila tidak ada jadwal pelaksanaan eksekusi yaitu pada hari-hari biasa asalkan tidak ada polisi atau askar bisa mengambil gambar dan berkeliling di halaman masjid ataupun di pendopo tempat pelaksanaan hukuman pancung tersebut.

Masjid Qishos, dari namanya kesannya angker, letak masjid tersebut tidaklah seangker namanya. Masjid yang berada di kota tua  dengan bangunan arsitektur kuno yang masih di lestarikan dan berdekatan  dengan Babul Syarif(baca pintu gerbang Syarif) dan dekat pula dengan pusat perbelanjaan Balad ini ditata dengan indah sekali. Taman yang asri, air mancur dan bunga- bunga dan pohon-pohon yang tertata rapi melengkapi landskap masjid Qishos tersebut. Warna biru lazuardi air danau buatan sisi sebelah barat masjid semakin menambah keindahan dan menghilangkan kesan angker masjid ini.

Masjid Qishos menjadi terkenal di kalangan jamaah haji ataupun jamaah umroh karena menjadi salah satu paket tujuan ziarah di kota Jeddah. Masjid di ini di kunjungi oleh jamaah setelah jamaah berwisata belanja di kawasan pusat perbelanjaan Balad dan kemudian berangkat  menuju  bandara untuk kembali ke tanah air.
Powered by Blogger.