Bandar Udara King Abdul Aziz


Bandar udara King Abdul Aziz merupakan Bandar udara utama di Negara Arab Saudi yang terletak di kota Jeddah. Tujuan dibangunnya tempat ini untuk memperbaiki akses sarana transportasi serta mempermudah kedatangan jemaah haji dan umrah serta orang-orang yang berniat melakukan ziarah ke berbagai tempat di tanah suci.

 Bandar Udara King Abdul Aziz

Sarana yang telah di persiapkan oleh Negara Arab Saudi tidak hanya dalam segi penerbangan saja, akan tetapi pembangunan penginapan juga lebih banyak diperbaharui di sekitar kota Mekkah dan Madinah, serta insfratuktur yang lainnya dari setiap waktu ke waktunya telah diperbaiki seperti jalan-jalan utama yang di lalui para jemaah haji maupun umrah serta terowongan yamg menembus ke bukit pegunungan.

Tempat-tempat ibadah yang suci merupakan sesuatui hal yang utama bagi tujuan para jemaah haji, oleh karena itu pemerintah kerajaan Arab Saudi memanfaatkan ilmu pengetahuan yang ada serta ilmu teknologi yang telah berkembang untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada setiap tamu Allah yang berkunjung dan orang-orang yang berkepentingan ke Negara Arab Saudi tersebut.

Sesuai dengan perkembangan jaman yang modern pemerintah kerajaan Arab Saudi juga mengadakan beberapa pesawat yang canggih, hal ini bertujuan untuk mempercepat waktu perjalanan dari suatu Negara lain ke Negara tujuan yakni tanah suci. Berbeda dengan jaman dahulu orang-orang yang hendak melaksanakan ibadah haji harus menghabiskan waktu berbulan-bulan di perjalanannya. Pada jaman dahulu para jemaah haji maupun umrah bukan melalui jalur udara tetapi mereka menggunakan jalur perairan yang melewati lautan Samudra Atlantik maupun Hindia.

Pada awal dekade tahun ketujuh abad 14 Hijriah, Raja Abdul Aziz memilih kota Jeddah untuk di jadikan lokasi sebagai bandara interbasional. Yang sebelumnya bandara Negara Arab Saudi terletak di utara Buhairah Arba’in. Kota Jeddah merupakan kota yang strategis bagi jalur transportasi maupun perdagangan melalui jalur pelabuhannya, serta di sebelah barat bandara ini berbatasan dengan Universitas Raja Abdul Aziz.

Alasan lain tentang pemilihan kota Jeddah sebagai lokasi penerbangan Bandar udara internasional Negara Arab Saudi karena Jeddah merupakan gerbang utama para tamu Allah yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Bandara King Abdul Aziz telah diresmikan dan ditandatangani oleh Bechtel Coorporation. Dan pertama kali masa pembangunannya selesai pada tahun 1365 Hjriah atau 1964 tahun Masehi. Seiring dengan perkembangan kaum muslimin yang sangat pesat maka semakin banyak orang yang ingin menunaikan rukun keislamannya. Jarak bukanlah suatu alasan yang menjadi hambatan menunaikan ibadah haji, akan tetapi semuanya dikembalikan kepada tekad yang bulat serta memenuhi perintah panggilan Allah SWT disertai dengan rasa syukur serta ikhlas dalam menjalankan segala sesuatu yang bersifat karena ingin mendapatkan keridhoan Allah SWT.




Powered by Blogger.