Baqi Al-Gharqad


Baqi al-Gharqad merupakan pemakaman penduduk Madinah sejak jaman Rasulullah SAW, yang terletak di sebelah timur masjid Nabawi. Lebih dari sepuluh ribu sahabat, ahli bait, keturunan, paman, dan istri Rasulullah SAW yakni selain Khadijah dan Maimunah serta para tabi’in yag dimakamkan disana. Bedrbagai sumber sejarah menunjukan bahwa yang pertama kali dikubur di tempat suci itu merupakan sahabat yang mulia.

Baqi al-Gharqad

Baqi al-Gharqad adalah kebun dengan banyak pepohonan berduri, namun para kaum muslimin ingin sekali di kuburkan di tempat tersebut, sehingga pepohonan berdurni itu ditebang dan di jadikan pemakaman. Rasululllah SAW sering pulang pergi ke Baqi al-Gharqad, beliau pergi pada malam hari lalu berdo’a memohon ampunan bagi penghuninya.

Nafi meriwayatkan dari Ibnu Uma, Nabi SAW bersabda “ Siapa yang mampu meninggal di Madinah, hendaklah dia meninggal di Madinah. Sesungguhnya aku akan member syafaat bagi siapa saja yang meninggal disana”. (HR.Ahmad).

Umar r.a berkata “ Ya Allah karuniakanlah aku mati syahid di jalan Mu, cabutlah nyawaku di negeri Rasul-Mu. (HR.Bukhari). Abdullah bin Dinar meriwayatkan dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda “Akulah manusia pertama yang akan keluar dari bumi, kemudian Abu Bakar, Umar, lalu penghuni Baqi dan mereka himpun bersamaku. Lantas aku menunggu penduduk Mekah sehingga aku berkumpul dengan mereka diantara dua tanah suci”. (HR. at-Tirmidzi).

Baqi al-Ghargad dulunya pemakaman penduduk Madinah dan berada di dalam kota Madinah, Amr bin Nu’man pernah meratapi kaumnya, mereka memasuki kebun mereka disebagian peperangan, kemudian mereka menutup gerbang kebun lantas bertempur hingga sebagian dari mereka terbunuh.

Aisyah mengatakan bahwa ketika malam gilirannya menuju Baqi dan berkata” Semoga keselamatan tercurah pada kalian, wahai penghuni rumah kaum mukmin. Kami dan kalian akan bertemu esok hari, dan sebagian dari kita esok akan mengharapan syafaat dari sebagian yang lain, insya Allah kami akan menyusul kalian, Ya Allah ampunilah penghuni Baqi al-Gharqad”.

Sejak masa pemerintahan Dinasti Umawiyyah dengan pusat pemerintahan di Damaskus, Suriah, makam ini telah mengalami beberapa kali perbaikan dan perluasan. Namun setelah seluruh bangunan yang berada di atas makam ini dirubuhkan dan dibersihkan oleh Keluarga Sa‘ud yang mendirikan Kerajaan Arab Saudi. Selama di bawah pemerintahan keluarga tersebut, hingga dewasa ini, Makam Baqi‘ Al-Gharqad telah mengalami perluasan dua kali. Perluasan yang pertama dilakukan di masa pemerintahan Raja Faisal bin Abdul Aziz. Sedangkan perluasan kedua dilakukan di masa pemerintahan Raja Fahd Sehingga sampai saat ini makam yang kini dikitari dinding setinggi empat meter itu memiliki luas 174.962 meter persegi.


Powered by Blogger.