Kawasan Tanah Suci Mekah


Kawasan tanah suci Mekah merupakan kesucian yang di berikan oleh Allah SWT, tanah suci merupakan kota yang di sucikan sejak diciptakannya bumi sampai hari kiamat nanti. Dikisahkan bahwa malaikat Jibril as memberi tahu Nabi Ibrahim tentang batas-batas kawasan tanah suci dan memerintahkannya untuk menandai dengan menancapkan sebuah batu.

Nabi Ibrahimpun melaksanakannya sehingga akhirnya beliau pantas di katakan sebagai orang yang pertama menandai batas-batasan kawasan tanah suci kota Mekah yakni batas yang memisahkan antara daerah yang suci Tanah haram. Setelah pembebasan kota Mekah Rasulullah SAW telah mengutus Tamim Ibn Asad al-Khazai untuk segera memperbaiki batas batas tanh suci tersebut.Kemudian batas-batas tersebut telah di perbaiki lagi oleh para khalifah dan kaum muslimin yang lainnya.

Kawasan Tanah Suci Mekah

Tanda-tanda tersebut berjumlah sebanayak 943 buah yang ditancapkan di berbagai gunung, bukit, lembah dan di tempat dataran yang tinggi. Panjang kawasan tanah suci Mekah mencapai 127 km, dan mempunyai luas sekitar kurang lebih 550 km meter persegi. Di kawasan tersebut Allah SWT telah menjadikannya sebagai tempat kembalinya seluruh umat manusia, dan sebagai tempat yang aman. Allah SWT telah berfirman “Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil Haram yang telah kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermungkin di situ maupun di padang pasir, dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan kami rasakan kepadanya sebagian siksa yang pedih”.

Jarak antara masjidil Haram dengan tempat yang lainnya meliputi beberapa tempat yang telah di tentukan diantaranya, Masjid Tan’im , masjid ini terletak 7,5 km di sebelah utara Masjidil Haram yakni di pinggir jalan antara kota Mekah dan Madinah. Selanjutnya berbatasan dengan Jiranah, jiranah merupakan sebuah perkampungan di wadi Saraf, yang jaraknya kurang lebih 24 km dari Masjidil Haram sebelah timur laut yang di hubungkan oleh jalan yang dinamakan Ma’bad.

Al-hudaibyah juga termasuk salah satu perbatasn dari tanah suci yang berada di luar batas tanah suci, yaitu jalan antara Mekah dan Jedah, sekarang tempat ini di kenal dengan al-Syumaisi yakni yang dinisbatkan kepada nama Sumur Syumais sebagai mana yang di sebutkan oleh al-fasi. Nama lain yang berbatasan dengan tanah suci adalah Nakhlah, Rasulullah SAW mengutus Abdullah ibn Jahsy bersama dengan delapan orang dari kaum Muhajirin untuk melihat keadaan orang Khalifah Quraisy.

Semuanya yang di sebutkan di atas merupakan keterangan jarak Masjidil Haram yang menjadi titik utama dengan sebagian batasan-batasan yang ada di Tanah Suci, Bukit Arafah merupakan tempat yang paling jauh dengan Masjidil Haram, yang mempunyai jarak sekitar dua puluh dua kilometer.




Powered by Blogger.