Kerajaan Arab Saudi


Kerajaan Arab Saudi merupakan bentangan alam yang luas sepanjang semenanjung Jazirah arab yang berbentuk dataran rendah di sekitar laut merah. Selain itu arah timurnya terdiri dari hamparan pegunungan, serta pegunungan Hijaz dan pegunungan Asir yang ketinggiannya mencapai kurang lebih 2.000 meter.

Hamparan gurun pasir serta bukit bebatuan juga merupakan ciri geografis dari kerajaan Arab Saudi, kerajaan ini terletak di sebelah barat daya yang berbatasan dengan laut merah. Lalu di sebelah timurnya berbatasan dengan Teluk Arab,daerah Uni Emirat Arab serta Negara Qatar. Wilayah kerajaan ini terbentang luas sepanjang Semenanjung Jazirah Arab.

Kerajaan Arab Saudi

Secara geografis dilihat dari segi luas dan wilayahnya terdapat dataran rendah yang bernama Tihamah dan mempunyai luas mencapai 1.100 km serta lebarnya kurang lebih 60 km. Disebelah timur dan barat pegunungannya terdapat beberapa wadi atau lembah seperti Wadi Jizan, Hamadh, Yanbu, serta Wadi Fatimah. Selain dataran rendah Semenanjung juga mempunyai dataran tinggi yakni dataran tinggi Najed yang terletak di sebelah timur serta dataran ini berujung di bukit pasir ad-Dahna’ dan Gurun Shaman.

Iklim wilayah ini memilki ciri iklim yang berbeda-beda karena perbedaan kondisi dari suatu wilayah ke wilayah yang lainnya. Umumnya iklim pada kerajaan ini akan terasa panas jika pada musim panas, serta akan terasa dingin jika sedang musim dingin dan disertai dengan air hujan.

Populasi penduduknya mencapai 27,5 juta jiwa serta kepadatan penduduknya diperkirakan 7,9 orang per luas kilometernya. Di kerajaan ini terdapat peranan penting, yakni kota-kota yang besejarah dan kota sebagai sarana menunaikan ibadah bagi umat muslim dari seluruh penjuru dunia yakni melaksanakan kewajiban ibadah haji dan umrah.

Setiap tanggal 23 September 1932 M atau 1351 H, merupakan peringatan sebagai hari bersatunya Kerajaan Arab Saudi yakni Raja Abdul Aziz bin Abdurahman Alu Sa’ud. Kerajaan ini memiliki bendera yang berbentuk persegi panjang, dasar warnanya berwarna hijau ditengah-tengah tertulis kalimat syahadat yang bunyinya “La ilaha illallah Muhammad rasulallah” yang di tulis menggunakan tulisan khat Tsulutsi serta di bawah kalimat tersebut terdapat gambar pedang arab yang berwarna putih. Dalam tradisinya bendera ini tidak boleh jatuh terken tanh sera air, guna menghormati kalimat syahadat yang tertulis di dalam bendera kerajaan tersebut.

Selain letak geografis dan ciri-ciri kerajaan yang telah diuaraiakn di atas, Arab Saudi juga merupakan kiblatnya seluruh umat muslim yakni ka’bah yang biasa dijadikan sebagai tempat pelaksanaan ibadah haji dan umrah, serta tempat-tempat untuk berziarah ke para makam syuhada yang telah wafat , terutama makam Rasululullah SAW dan tempat beliau yang pernah dilakukan untuk beribadah maupun syiar dalam menyebarluaskan agama islam yang hakiki.




Powered by Blogger.