Pemerintahan Daulah Abbasiyah


Daulah Abbasiyah didirikan pada tahun 132 Hijriah serta didirikan oleh Abdullah al Saffah ibn Muhammad. Waktu yang panjang dalam berkuasa serta memakan waktu yang lama dalam pemerintahannya yakni di mulai dari tahun 132 Hijriah sampai 656 Hijriah. Pemerintahan antara Daulah Abbasiyah dengan Umayah merupakan hal yang berkaitan, karena pemerintahan ini berdiri setelah runtuh dan berakhirnya golongan Umayah.

Pemerintahan Daulah Abbasiyah

Berbagai kasus peperangan telah terjadi di masa pemerintahan dinasti Abbasiyah tersebut, mereka saling menentang berebut kekuasaan di wilayah kekuasaan Umayah yang tepatnya di Damaskus.Hingga pada akhirnya dinasti Umayah tumbang berhasil dikalahkan oleh dinasti umayah.Pemerintahan Daulah Abbasiyah yang panjang tersebut terbagi dalam empat periode diantaranya, yang pertama periode para khalifah yang kuat. Periode ini dimulai dengan kedudukan Abdullah bin Muhammad, berkahirnya periode ini dengan peristiwa terbunuhnya Khlaifah al-mutawakil pada tahun 247 Hijriah, yakni dengan masuknya para panglima Turki dalam sistem pemerintahan terhadap kebijakan para khalifah.

Periode yang kedua yakni pada periode kebangkitan yang berasal dari Turki, periode tersebut berawal dari tahun 247 Hijriah sampai dengan tahun 334 Hijriah, pada masa ini juga banyak wilayah yang melepaskan kekuasaan diri dari kekuasaan Baghdad. Selanjutnya periode kebagkitan Bani Buwaih, yang berawal dari tahun 334 Hijriah sampai dengan tahun 447 Hijriah. Bani Buwaih merupakan orang-orang yang berasal dari Persia yang sengaja di panggil oleh Khalifah untuk membebaskan mereka dari pengaruh orang Turki.

Periode yang terakhir yakni kebangkitan Turki Seljuk, periode ini berawal dari tahun 447 Hijriah sampai dengan tahun 656 Hijriah. Orang Seljuk tersebut dengan sengaja di panggil langsung oleh khalifah untuk membebaskan dari pengaruh bani Buwaih. Nama Seljuk sendiri berasal dari saljuq yakni seorang pemimpin bangsa Seljuk yang berasal dari Turkistan. Pada periode tersebut dunia islam harus menghadapi dua serangan sekaligus yakni serangan kaum salib dan serangan dari bangsa Mongol.

Ada beberapa daulah penting pada masa daulah Abbasiyah yang berperan dari perkembangan sejarah islam, seperti daulah Umayah di daerah Andalusia, daulah Idrisiyah, daulah Aghlabiyah serta daulah Thuluniyah dan yang terakhir daulah Akhsydiyah. Serta di dalam pemerintahan ini muncul suatu gerakan yang menimbilkan masalah, gerakan ini bernama sekte Qaramithah yang berada dalam pimpinan Hamdan biun al-Asy at. Gerakan ini menggunakan sisitem kemiliteran yang bersifat secara rahasia serta mempunyai hakikat paham dengan sifat kebebasan yang akan menghancurkan dasar moral daulah islamiyah.


Powered by Blogger.