Tanah Haram Madinah


Tanah Haram di kota Madinah terdapat dua jenis yakni Haram asy-Syajar dan Haram ash-Shayd. Haram asy-Syajar merupakan ungkapan untuk lingkaran yan mengelilingi kota tersebut dari segala arah, setelah posisinya berada dalam tengah-tengah lingkaran tersebut. Luas lingkaran ini berkisar 12 mil dari segala arah. Jarak Haram dari arah timur menuju barat sekitar 44.352 m, begitu pula dari utara menuju selatan, ukuran tersebut telah disebutkan dengan tegas dalam hadist Nabi SAW.

Tanah Haram Madinah

Bagian kedua dari kota Madinah yakni Haram asy-Shayd,dalam beberapa riwayat, tanah haram ini disebutkan mengandung beberapa keutamaan, Rasulullah SAW mendo’akan agar keberkahan dalam hal mud dan sha’ agar berlipat ganda di banding di kota Mekah, anjuran ini berlaku bagi orang yang bermukim dan meninggal di tempat tanah haram tersebut.

Batasan tanah haram asy-shayd ini adalah area yang terletak antara gunung tsur di sebelah utara dan sebelah selatan. Para ulama sepakat bahwa kedua gunung tesebut bukan bagian dari tanah haram karena telah di qiyaskan bahwa area tanah haram asy-Syajar dan haram ash-shayd yakni yang berbentuk lingkaran yang meliputi kedua kawasan tersebut.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwasannya Rasulullah SAW pernah bersabda “Rasulullah SAW menetapkan Tanah Haram diantara dua tanah vulkanik di Madinah. ‘Abu Hurairah berkata ‘Seandainya aku mendapatkan kijang sedang diam, niscaya aku akan mengejutkannya.” (HR.Ahmad). Dalam hadist yang lain menyebutkan bahwa ketika Rasulullah SAW melihat Madinah beliau berdo’a yang berbunyi “Ya Allah, sesungguhnya aku menjadikan wilayah yang ada diantara dua tanah vulkanik (lahar) Madinah sebagai Tanah Haram, sebagaimana Ibrahim menetapkan Mekah sebagai Tanah Haram, Ya Allah berkahilah Mud dan Sha mereka (penduduk Madinah). (HR.Imam Ahmad)

Tanah vilkanik tersebut telah termasuk dari bagian Tanah Haram, begitu juga tanah vulkanik yang berada di sebelah selatan dan utara. Oleh karena itu wilayah vulkanik bagian selatan dan utara menghubungkan ke bagian timur ataupun bagian sebelah barat. Gunung ‘Air yang terletak di sebelah selatan Madinah sedangkan gunung Tsur merupakan gunung yang berada di sebelah utara kota Madinah. Untuk lebih tepatnya batas tanah haram sebelah utara adalah Gunung Uhud yang sangat terkenal dengan peristiwa pertempurannya, bahkan Rasulullah lah yang memimpin dalam pertempuran tersebut, pertempuran ini merupakan kajian untuk berjihad demi memperjuangkan agama dan perintah dar I Allah SWT, serta kita semua sebagai umat Nabi wajibmengakui dan meneladani perjuangan para syuhada islam yang telah berjuang di jalan Allah SWT, terutama kepada Rasulullah SAW.



Powered by Blogger.