Pemondokan Haji Jalur Gaza dan Syib Amir

Pemondokan haji yang berada pada jalur Gaza dan Syib Amir merupakan tempat yang memiliki jarak dekat dengan Masjidil Haram. Letaknya sekitar 0-1 kilometer dan termasuk dalam Ring 1. Begitupun dengan Syib Amir yang jaraknya sekitar 1-2 kilometer ke Masjidil Haram dan bisa dilalui dengan berjalan kaki.
Pemondokan Haji Jalur Gaza dan Syib Amir

Namun tempat ini sudah tidak sama lagi dengan keadaan sebelumnya. Saat ini pembangunan proyek besar yaitu pelebaran Masjidil Haram sedang dilaksanakan, sehingga sebagian daerah harus dihancurkan atau diratakan. Pembangunan ini cukup mengganggu bagi para jamaah yang melewati jalur ini karena suara bising dan debu yang berterbangan mengganggu pandangan mata dan pernapasan. Namun wilayah ini cukup dekat dengan Masjidil Haram dan menjadi jalur utama dari beberapa pemondokan untuk sampai ke Masjidil Haram.

Sebagian wilayah Gaza dan Syib Amir saat ini seperti dataran luas tanpa penghuni, mekipun pada awalnya wilayah ini merupakan pusat utama melakukan aktifitas atau perdagangan dan perbelanjaan untuk jamaah haji yang akan membeli oleh-oleh untuk dibawa ke tanah air. Hotel berbintang dan mesjid-mesjid berjajar di tempat ini. Pasar dadakan memenuhi wilayah Gaza ketika musim haji datang. Pedagang kuliner, pedagang oleh-oleh sampai salon potong rambut sering didatangi oleh jamaah dan menjadi daya tarik untuk mengunjungi tempat ini. Namun semuanya tinggal kenangan, wilayah tersebut akan berubah dan dipenuhi dengan hotel berbintang serta menjadi halaman Masjidil Haram.


Gaza dan Syib Amir merupakan tempat yang diidamkan, karena jaraknya yang dekat. Namun saat ini wilayah ini tidak bisa digunakan sebagai pemondokan jamaah haji. Sehingga pemerintah Indonesia harus tetap bisa mendapatkan pemondokan yang dekat dengan Masjidil Haram untuk memberikan kenyamanan dan fasilitas maksimal kepada jamaah.

Untuk sampai ke daerah ini, jamaah hanya perlu menghabiskan waktu beberapa menit saja. Jika akan melewati jalur Gaza bisa melalui Pintu Marwah dan diteruskan dengan berjalan kaki. Untuk sebagian jamaah mungkin tidak menyangka jika mereka bisa menempati pemondokan di jalur Gaza (Palestina), karena cerita dan kejadian yang menimpa Palestina beberapa tahun belakangan ini.

Di wilayah Gaza terdapat terminal yang bisa menghubungkan beberapa kelompok haji di wilayah lain untuk singgah di terminal Gaza. Namun untuk menuju Masjidil Haram dari jalur Gaza tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya transportasi, cukup dengan berjalan kaki.
Powered by Blogger.