Pemondokan Haji Markaziah

Pemondokan haji di wilayah Markaziah merupakan tempat yang sangat diharapkan oleh jamaah haji atau umroh, karena wilayah ini termasuk ke dalam wilayah yang dekat dengan Masjid Nabawi. Jarak terjauh dari Masjidil Nabawi adalah 750 meter dan wilayah ini disebut dengan wilayan non Markaziah. Rata-rata jarak pemondokan di Markaziah adalah 250 meter atau 400 meter, tidak lebih dari satu kilometer. Tentunya dengan jarak yang dekat ini biasanya membutuhkan tariff yang cukup tinggi dibandingkan dengan pemondokan yang berada di Mekah. Namun, tidak akan menjadi masalah dengan harga ini karena setiap jamaah yang akan menuju ke Masjid Nabawi hanya cukup dengan berjalan kaki saja.

Pemondokan Haji Markaziah
Credit Image: www.kemenag.go.id

Ibadah yang dilakukan di Mekah membuat jamaah haji atau umroh menimpa lebih banyak kedatangannya dan membutuhkan banyak pemondokan juga. Dan rata-rata para jamaah memiliki keinginan untuk menempati pemondokan yang jaraknya dekat dengan Masjidil Haram untuk mempermudah beribadah di masjidi ini baik untuk melaksanakan sholat lima waktu atau ibadah lainnya. Sedangkan untuk pemondokan haji dilakukan dengan pembagian secara undi, karena untuk memberikan keadilan pada setiap jamaah haji.

Sedangkan untuk di Madinah, para jamaah haji akan melakukan sholat Arbain selama 40 waktu. Untuk mempermudah menjalankan sholat Arbain ini, para jamaah yang berada di Mekah akan pindah ke pemondokan di Madinah. Pemondokan Madinah yang paling dekat dengan Masjid Nabawi adalah wilayah Markaziah. Pembagian pemondokan ini dilakukan oleh Daker Madinah dengan memerhatikan keadilan untuk para jamaah yang pada saat di Mekah menempati wilayah yang jauh dengan Masjidil Haram sehingga bisa menempati pemondokan yang dekat dengan Masjid Nabawi.


Memang, Madinah tidak seramai seperti di Mekah dan penerimaan pun tidak seramai beribadah di tanah suci Mekah. Sehingga para jamaah bisa mendapatkan pemondokan yang dekat dengan Masjid Nabawi. Waktu mendatangi pun berbeda-beda, untuk jamaah haji reguler sebagian mendatangi Madinah sebelum waktu haji atau sesudah musim haji, dan terkadang ada sebagian jamaah yang sudah melaksanakan ibadah haji namun tidak mendatangi Masjid Nabawi untuk melaksanakan ibadah sholat Arbain.

Untuk jamaah haji khusus atau umroh, tentu saja saat mendatangi Madinah akan mendapatkan pemondokan yang berbentuk hotel berbintang dan memiliki fasilitas yang lengkap, dengan jarak dari Masdid Nabawi adalah sekitar 250 meter. Sedangkan untuk jamaah yang memang mendapatkan pemondokan yang jauh dari Masjid Nabawi pasti akan ditempatkan di pemondokan dengan jarak yang tidak lebih dari 1 kilometer. Ditambah memang keadaan pemondokan berbeda jauh dengan pemondokan yang didapatkan oleh jamaah haji khusus atau jamaah umroh. Semuanya bisa dilewati dengan berjalan kaki tanpa harus rumit mencari kendaraan atau transportasi menuju Masjid Nabawi.
Powered by Blogger.