Pemondokan Haji Reguler dan Umroh Berbeda

Pemondokan untuk jamaah haji khusus dan umroh berbeda dengan pemondokan haji reguler, pemondokan untuk haji khusus dan umroh tergantung kepada travel yang mengadakan, dan biasanya pemondokan yang dipilih adalah pemondokan yang memiliki fasilitas terbaik dan biasanya adalah hotel berbintang. Untuk memaksimalkan pelayanan fasilitas kepada para jamaah haji khusus atau umroh, travel mencari pemondokan atau hotel yang dekat dengan masjidil haram, berapapun harga yang dipatok, pasti berusaha untuk mendapatkannya. Selain travel-travel yang banyak memberangkatkan para jamaah haji khusus atau umroh, pemerintah juga memberikan fasilitas yang maksimal untuk jamaah umroh.

Karena umroh berbeda dengan ibadah haji, jamaah umroh akan selalu ada dan tidak pernah berhenti kecuali dalam waktu-waktu tertentu, namun jika diperhitungkan memang pelaksanaan ibadah umroh akan lebih sering. Pemerintah Arab Saudi juga berusaha memberikan fasilitas yang maksimal untuk jamaah umroh yaitu dengan menyediakan hotel berbintang untuk setiap jamaah yang akan melakukan ziarah di tanah suci.

Pemondokan Haji Reguler dan Umroh Berbeda

Namun saat ini, untu mendapatkan pemondokan yang dekat dengan Masjidil Haram sedikit sulit karena adanya perluasan MAsjidil Haram yang harus meruntuhkan banyak bangunan di beberapa daerah seperti Jabal Umar, Misfalah, Syamiah, Ghazah dan wilayah lainnya. Padahal wilyah ini merupakan wilayahyang jaraknya dekat dengan Masjidil Haram. Kendala yang akan dihadapi dengan adanya perluasan ini adalah semakin jauhnya jarak ke Masjidil Haram dan tarif pemondokan yang akan melambung.

Wilayah yang mengalami pembongkaran rata-rata adalah menjadi impian bagi jamaah haji ataupun umroh, karena fasilitas yang diberikan serta kondisi lingkungan yang mendukung untuk melaksanakan ibadah dengan khusyu, bahkan bisa sesuai dengan keinginan para jamaah dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Namun di tempat yang jaraknya jauh dari Masjidil Haram juga bisa didapati fasilitas yang maksimal dan sesuai dengan keinginan para jamaah seperti pemondokan yang berada di wilayah Aziziah Janubiah dan Aziziah Syamaliah.


Jamaah haji khusus disini adalah jamaah haji yang memilih dengan tarif yang lumayan besar dibanding dengan ongkos haji regular. Dengan tariff yang tinggi tentu memerlukan biaya yang cukup besar lagi mengingat kondisi pemondokan yang semakin jauh dan tarif yang dipatok oleh pemilik pun akan lebih tinggi. Haji khusus diatur oleh travel yang memberangkatkan haji atau biasa disebut dengan ONH Plus atau ONH Khusus, namun memiliki izin resmi dari pemerintah untuk memberangkatkan haji. Haji ini dipilih karena bisa memberangkatkan tanpa harus menunggu lama seperti haji regular. Namun ibadah yang dilaksanakan tetap sama, sedangkan jadwal perjalanan ibadah dan lain-lain diatur oleh pihak travel yang biasa disebut dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Pemerintah tetap bertanggungjawab atas pemberangkatan dan pengadaan ibadah haji ini, namun hanya sebatas mengawasi pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan peraturan.
Powered by Blogger.