Pemondokan Haji Wilayah Ajyad

Ajyad merupakan tempat yang cukup dekat dengan Masjidil Haram, ditempuh dengan berjalan kaki pun hanya memerlukan beberapa menit saja. Karena jarak tempuh yang harus dilalui adalah sekitar 1-2 kilometer dari Masjidil Haram. Keberadaannya yang cukup dekat dengan Masjidil Haram itu menjadi impian dan dambaan para jamaah haji untuk bisa menempatinya. Sama seperti wilayah lain yang dekat dengan Masjidil Haram yaitu Hafair, harus melewati jalanan yang terjal karena wilayahnya termasuk di kaki bukit dan akan sedikit sulit dilewati oleh jamaah yang memakai kursi roda.

Pemondokan Haji Wilayah Ajyad

Ajyad juga menjadi wilayah yang masuk ke dalam Ring 1, karena saat ini pengembangan proyek Masjidil Haram sedang dalam pengerjaan dan wilayah sekitarnya mengalami perombakan sehingga menjadikan Ajyad wilayah yang sangat dekat dengan Masjidil Haram dan bisa dilewati dengan jalan menuju pintu no 1 Masjidil Haram (Malik Abdul Aziz). Namun jamaah tetap harus berhati-hati dan menjaga kondisi tubuh tetap segar dan sehat, karena debu yang beterbangan dan sedikit mengganggu pernapasan. Tapi, Ajyad tidak langsung terkena proyek pelebaran, sehingga jamaah lebih leluasa untuk beraktifitas. Kegiatan seperti thawaf, sa’i dan lainnya masih bisa dilaksanakan dengan baik tanpa terganggu.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh wilayah ini adalah fasilitasnya yang sangat cukup seperti pertokoan yang berjejer, serta jalanan yang luas untuk berjalan kaki menuju Masjidil Haram. Terkadang, jamaah yang bertempat di pemonndokan yang jauh tidak bisa sampai ke Masjidil Haram dengan menggunakan Saptco secara langsung, dari jarak 500 meter tetap harus berjalan kaki. Namun, jika sebagian jamaah ingin menggunakan taksi dari Masjidil Haram ke Ajyad masih bisa karena banyak sopir taksi yang menawarkan jasa transportasi dengan menawarkan arah Jiyad yang berarti Ajyad. Karena mereka lebih familiar dengan kata Jiyad dibanding Ajyad.


Ketika menggunakan taksi harga yang dipatok adalah sekitar 2-5 riyal, bisa lebih atau kurang tergantung kepandaian jamaah saat melakukan negosiasi. Namun lebih baik memilih taksi lain jika harga yang dipatok lebih dari 5 riyal karena jaraknya sangat dekat. Saat melewati jalan ini, jamaah bisa menikmati suasana Ajyad yang ramai dengan pedagang, sesekali bisa singgah sebentar untuk beristirahat dan membeli jajanan sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke tanah air.

Fasilitas yang cukup dan wilayah yang dekat adalah harapan setiap jamaah, namun semuanya tergantung pada aturan haji yang telah ditentukan oleh pemerintah Indonesia dan pemerintah Arab Saudi. Kebijakan perluasan Masjidil Haram bisa memberikan dampak yang positif untuk para jamaah haji yaitu untuk memperlancar arus kendaraan dan bisa menampung jamaah yang banyak
Powered by Blogger.