Sekilas Kota Mekah Al-Mukaromah

Sekilas mengenai sejarah kota Mekah Al-Mukaromah yang saat ini merupakan kota yang sangat diidam-idamkan oleh umat muslim untuk menginjakkan kaki di tempat ini. Setelah mengenal kota mekah mulai dari cuaca, iklim dan sejarah terbentuknya kota Mekah, fakta lain tentang kota Mekah sangat menarik dan bisa menjadi pengetahuan untuk lebih mencintai kota yang juga dicintai oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, bertempat di Mekah, Ka’bah berdiri sebagai kiblat orang muslim untuk beribadah. Terdapat banyak hal menarik dan harus diketahui oleh orang muslim dalam menghargai sejarah dan peninggalan para nabi dan umat muslim terdahulu.

Sekilas Kota Mekah Al-Mukaromah

Menurut pakar sejarah Islam bernama Syaikh Shafiyur Rahman Al-Mubarakfuri dari India mengatakan bahwa Kakbah telah lima kali dibangun dan dilakukan renovasi. Pertama Kakbah didirikan oleh Malaikat yang diutus oleh Allah SWT, namun bentuk bangunannya tidak ada yang mengetahui. Begitupun dengan pendirian Kakbah yang kedua yaitu oleh Nabi Adam Alaihissalam. Sedangkan umat muslim telah lebih dan banyak mengenal bahwa Kakbah didirikan oleh Nabi Ibrahim dengan sejarah panjangnya, dan ini termasuk pada pembangunan yang ketiga. Pembangunan/renovasi yang keempat adalah dilakukan oleh kaum Quraisy yang juga pada saat itu Nabi Muhammad masih berumur 25 tahun dan ikut serta dalam pembangunan ini yaitu pada masa Jahiliyah. Dan yang terakhir, kelima dilakukan oleh Ibnu Zubair.

Selain keberadaan Kakbah yang menjadi pusat utama perhatian umat muslim, Mekah juga memiliki sebuah tempat yang dinamakan dengan Masjid Khaif di Mina. Bukan tanpa alasan tempat ini menjadi tempat penting dan bersejarah, karena menurut riwayat Ibnu Abbas yang dihasankan oleh Syaikh Al-Albani menjelaskan bahwa di Masjid Khaif pernah 70 Nabi singgah untuk melaksanakan sholat di mesjid ini.


Keberadaan tempat-tempat yang menjadi sejarah dari para nabi menjadikan kota Mekah sangat berharga untuk umat muslim. Sebuah fakta lain menyatakan bahwa pusat bumi ada di Mekah dengan dibuktikannya penemuan-penemuan para ahli baik dari golongan muslim ataupun non muslim. Bahkan penemuan ini sangat tepat jika dinyatakan bisa menjadi acuan untuk waktu di dunia. Namun pernyataan dan media yang mengabarkan hal ini hilang begitu saja dengan hasil penemuan yang telah dilakukan.

Namun semuanya tidak membuat kota Mekah terasing dari umat manusia, setiap tahunnya semakin banyak jamaah yang berasal dari belahan dunia berlomba untuk mendatangi kota suci Mekah, baik untuk melaksanakan ibadah haji ataupun untuk umroh. Kota Mekah tetap menjadi perhatian utama dan kebanggaan umat muslim di seluruh dunia. Kota Mekah pada zaman dahulu ditempati oleh Bangsa Jurhum dari Yaman yang diwariskan lagi kepada kaum Quraisy dengan berbagai perkembangannya hingga saat ini.
Powered by Blogger.