Membayar Hadyu Melalui Bank Al-Rajhi

Menyembelih kambing disaat melaksanakan ibadah haji merupakan suatu kewajiban jika yang dilaksanakan adalah Haji Tamattu atau Haji Qiran. Haji tamattu merupakan ritual ibadah haji yang dilaksanakan setelah umroh, dalam ketentuan menjalankan haji dengan cara seperti ini maka diharuskan untuk membayar hadyu. Dinamakan dengan haji Tamattu karena jamaah haji indonesia tidak membawa kambing langsung dari Indonesia, maka harus melaksanakan tahallul setelah umroh. Namun disaat jamaah haji tidak melaksanakan haji secara tamattu atau qiran maka harus melaksanakan qurban.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Baqoroh ayat 197 mengenai pembayaran hadyu, yang artinya:

“Maka barang siapa bertamattu’ dari umroh ke haji, maka (ia membayar) hadyu yang mudah. Maka apabila ia tidak mendapatkannya, maka berpuasa tiga hari pada waktu haji dan tujuh hari sesudah pulang, demikian itu lengkap sepuluh hari.”

Membayar Hadyu Melalui Bank Al-Rajhi

Dengan adanya kewajiban seperti ini, maka para jamaah haji termasuk jamaah haji Indonesia harus membayarkan hadyu. Bagaimana caranya? Apakah sulit? Tentu saja tidak. Di tanah suci sudah banyak tempat untuk pembayaran hadyu, namun harus tetap diawasi dan mempercayakan kepada pihak yang memang memiliki pemahaman serta pengetahuan khusus mengenai hal ini. Salah satunya untuk memabayar hadyu adalah melalui Bank Al-Rajhi.

Bank Al-Rajhi merupakan bank Syari’ah terbesar di dunia, Bank ini juga menjadi bank yang pertama kali menerapkan sistem syariah di Arab Saudi. Sebagai jasa penyalur hewan, Bank Al-Rajhi memiliki hukum yang jelas karena secara langsung pengelolaannya diawasi oleh Kementerian terkait. Prosedur yang digunakan pun tidak rumit dan lebih mudah dibandingkan dengan yang lain.


Kambing yang disediakan oleh pihak Bank merupakan kambing khusus yaitu jenis Barbari yang ditarif sekitar SR 490, kambing ini dikhususkan untuk kebutuhan pembayaran hadyu atau dam. Untuk menemui Bank Al-Rajhi pun tidak sulit karena sudah memiliki cabang atau konter yang tersebar di tanah suci, salah satunya adalah yang terletak di sekitar Masjidil Haram atau tepatnya berada di depan pintu no 85 di gedung Grand Hilton lantai dasar. Namun jika tidak melalui cabang ini, jamaah haji bisa melakukan pembayaran ke konter bank terdekat. Yang perlu dilakukan hanyalah mentransfer uang sebanyak kebutuhan dari pembayaran hadyu kemudian jamaah haji akan mendapatkan bukti pembayarannya.

Yang membedakan Bank Al-Rajhi dengan tempat pembayaran hadyu yang lain adalah penyembelihan hewan kambing sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Pada umumnya, tempat penyembelihan hewan qurban atau hadyu dilaksanakan pada saat itu juga disaat pembayaran telah selesai. Padahal menurut ketentuan penyembelihan hewan untuk membayar hadyu dilaksanakan pada hari tasyrik. Dalam hal ini para jamaah haji harus benar-benar memahami dan mengetahui tata cara pembayaran hadyu untuk memaksimalkan runtutan ibadah haji yang dilaksanakan.

Tidak perlu bingung untuk membayar hadyu melalui Bank Al-Rajhi, karena meskipun terkendala dengan bahasa, rata-rata petugas bank menggunakan bahasa inggris. Ataupun jika memang masih belum mengerti dengan bahasa inggris masih bisa menggunakan bahasa isyarat.
Powered by Blogger.