Menu Sarapan Khas Tanah Suci

Menu sarapan khas ketika sedang berada di tanah suci baik Mekah ataupun Madinah adalah dengan mengkonsumsi roti yang khas dan terdapat di setiap warung. Roti ini dinamakan dengan Tamis yang hanya dijual pada pagi dan sore hari saja. Karena kebiasaan dari penduduk arab tersebut, roti tamis menjadi familiar dan dijual dengan harga yang terjangkau yaitu seharga 1 riyal saja. Namun meskipun dengan harga yang murah, Tamis dihidangkan dalam bentuk yang besar dan cukup untuk memenuhi panggilan perut dua orang dewasa yaitu dengan ukuran diameter 30 cm dan ketebalan 1 cm. Warnanya yang menarik merupakan warna khas dari panggangan tungku dengan api yang sangat panas.

Menu Sarapan Khas Tanah Suci

Mengkonsumsi roti tamis pada pagi hari akan banyak ditemui di tanah arab, roti ini lebih enak jika dimakan pada kondisi masih hangat ditambah dengan bumbunya. Bumbu yang ditambahkan bisa bermacam-macam sesuai selera masing-masing, apalagi rasa khas roti tamis adalah renyah dengan sedikit aroma hangus dan cocok untuk dikolaborasikan dengan cocolan.

Memang selain dihidangkan dengan rasa tawar roti tamis juga banyak yang dibuat dengan mencamurkan bahan pemberi rasa yang lain, ada yang rasa manis atau disebut dengan biskot, tamis yang ditaburi wijen, da nada juga roti tamis yang ditaburi dengan keju. Untuk pasangan yang paling khas adalah disandingkan dengan ful. Ful merupakan bumbu roti yang terbuat dari sejenis kacang merah yang dihaluskan dan dibuat bubur kental. Ketika menjalankan ibadah haji atau umroh akan sayang jika tidak menyempatkan diri untuk mencoba makanan khas ini.


Selain ful, biasanya roti tamis juga dihidangkan dengan keju krim dan madu, atau bahkan hanya dengan dicelupkan pada air teh hangat pun sudah terasa kenikmatannya. Jika ingin mendapatkan cocolannya yang dijual terpisah, anda bisa mendapatkannya dengan harga yang sama yaitu 1 riyal untuk bisa menemukan pedagang roti tak perlu bingung karena hampir di setiap jalan akan ditemui pedagang yang menjajakan roti tamis beserta cocolannya.

Roti Tamis hanya enak dimakan pada saat panas atau hangat saja karena jika didiamkan beberapa waktu rasanya tidak enak. Jika terkena angina roti akan mudah mengeras. Selain khas dari negeri Arab, pembuatannya pun terbilang unik yaitu dengan cara menempelkan adonan roti di dinding tungku panas dan api di bawahnya.
Powered by Blogger.