Pakaian Arab Untuk Oleh Oleh

Pakaian Arab dengan gaya yang khas bisa menjadi salah satu pilihan wajib oleh-oleh yang bisa dibawakan untuk keluarga atau kerabat. Mengapa tidak? Sebagian orang terkadang juga mengharapkan oleh-oleh dari anggota keluarga atau kerabatnya yang telah melaksanakan ibadah di tanah suci. Karena Arab Saudi merupakan negara yang paling sering dikunjungi oleh warga di seluruh dunia, tidak aneh jika terdapat barang-barang yang unik tidak hanya asli dari negara Arab tapi juga dari seluruh belahan dunia. Mulai dari makanan, aksesoris, pakaian dan barang lainnya. Jenis pakaian yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh ke tanah air ini dia:

Pakaian gamis untuk pria

Pakaian Arab Untuk Kerabat

Pakaian gamis untuk pria di tanah suci biasa disebut dengan Tub. Tentunya akan sangat banyak jenisnya, karena sama halnya dengan berbagai jenis pakaian yang ada di Indonesia. Sebagai oleh-oleh, jamaah bisa mendapatkan gamis dengan harga yang murah. Hampir di setiap pertokoan yang berjejer di sepanjang jalan terdapat gamis untuk pria dengan macam jenis, mulai dari gaya khas Arab yang rapi atau umum, model Maroko yang dilengkapi dengan penutup kepala atau bahkan gamis biasa yang bisa dipakai sehari-hari.

Harga yang ditawarkan untuk satu gamis bermacam-macam, mulai dari harga 40 riyal sampai ratusan riyal sesuai dengan kualitas gamisnya. Tidak perlu takut jika gamis berkualitas terlalu tinggi harganya dan tidak bisa didapatkan, karena para pedagang yang berada di jalanan biasanya juga menjual pakaian bekas namun masih pantas untuk dipakai dengan kualitas yang tinggi. Harga yang dipatok berkisar antara 10-20 riyal. Harga 40 riyal anda bisa mendapatkan gamis dengan merek seperti Al-Harramain, ini termasuk harga yang murah. Sedangkan harga yang berkisar antara 70-100 riyal yang menjadi pilihan adalah Al-Ashil, Dufah, atau Syiyakah.

Pakaian gamis untuk wanita


Selain pakaian gamis untuk pria, anda juga bisa mendapatkan gamis untuk wanita yang di tanah suci dinamakan dengan ‘Abayah. Bantuk ‘Abayah adalah gamis panjang atau jubah yang berwarna hitam. Secara umum, para wanita di tanah suci mengenakan ‘Abayah sebagai pakaian sehari-hari. Selain merupakan budaya di tanah suci, ‘Abayah juga menjadi salah satu tuntunan Rasulullah SAW yang memerintahkan perempuan untuk tidak bersolek di hadapan umum.

Sesuai dengan tuntunan tersebut, masyarakat Arab mengartikan pakaian yang sesuai adalah berwarna hitam yang menandakan kesederhanaan. Sedangkan bentuk jubah bisa menutupi aurat wanita dan menjaganya sehingga tidak memancing hawa nafsu. Bagaimana dengan harganya? Sama halnya dengan Tub, harga yang ditawarkan mulai dari 40 riyal sampai ratusan riyal, dan selalu ada pakaian yang dihargakan lebih murah yaitu 20 riyal saja.

Jika memiliki waktu yang relative lebih lama seperti sedang melaksanakan ibadah haji, jamaah bisa membeli kainnya saja dan dijahit sesuai ukuran badan. Para penjahit di tanah suci yang bisa dnegan mudah ditemui ada di sekitar Aziziah Syamaliyah atau di Utaibiah Mekkah. Kain dan jasa untuk satu pakaian gamis atau jubah dipatok sekitar 100 riyal.
Powered by Blogger.