Hindari Kejahatan Selesai Haji

Menghindari kejahatan yang sering terjadi setelah melaksanakan ibadah haji perlu mendapatkan perhatian tinggi dari jamaah. Meskipun berada di tanah suci, tidak menjamin bahwa semua orang memliki prilaku yang baik dan sesuai dengan kondisi daerah tersebut. Tidak jarang setelah melaksanakan ibadah haji banyak jamaah yang tertipu oleh orang-orang yang memanfaatkan keramaian tersebut untuk berbuat jahat. Setelah mengakhiri setiap rangkaian ibadah haji, khususnya jamaah haji Indonesia akan memiliki waktu luang untuk berziarah dan berbelanja sebelum kembali lagi ke tanah air.

Hindari Kejahatan Selesai Haji

Pertama adalah sebagian memanfaatkan waktu luang untuk melakukan ziarah ke tempat-tempat bersejarah di tanah suci. Kedua adalah kebanyakan akan berbelanja di pasar-pasar kecil yang banyak ditemui di gang-gang kecil sekitar pemondokan untuk membeli oleh-oleh yang ditujukan untuk kerabat dan keluarga. Namun bagaimanapun kondisinya, ketika akan berbelanja di pasar, jamaah harus memiliki kehati-hatian yang tinggi. Dalam kondisi ramai, kejahatan akan mudah untuk dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Tidak memandang apakah itu perempuan, laki-laki, anak-anak ataupun orang tua.

Berikut beberapa kejahatan yang sering terjadi terhadap jamaah haji dan hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindarinya.

Penampilan

Ketika hendak berbelanja oleh-oleh di pasar, sebaiknya tidak menggunakan perhiasan yang mencolok dan berlebihan, karena ini bisa menjadi perhatian utama terjadinya tindak kejahatan. Usahakan bawalah perlengkapan secukupnya serta uang secukupnya. Di pemondokan, biasanya telah disediakan deposite box yang bisa digunakan oleh jamaah untuk menyimpan uang dan perhiasan. Sebelum menyimpannya, informasikan terlebih dahulu kepada petugas maktab. Jangan khawatir, karena di setiap kantor pengelola pemondokan haji fasilitas ini akan selalu tersedia, dan jamaah tidak perlu mengeluarkan uang untuk menggunakan deposite box ini.

Tas Bawaan

Yang kedua adalah tas bawaan. Disaat anda melaksanakan sholat di masjid, perhatikan dengan baik dimana tas bawaan akan disimpan. Kebanyakan mereka menyimpan di bagian depan tempat sujud atau ujung sajadah, kondisi ini memberi kesempatan besar para pelaku kejahatan untuk mengambilnya.. Ada baiknya jika kondisi tidak aman jamaah bisa mengenakan tas ketika sholat.

Menyilet Tas

Kejadian ini menjadi salah satu kejahatan umum yang sering terjadi dalam keramaian. Terutama jika sedang berada di pasar-pasar yang penuh dengan pengunjung dan saling berdesakan. Tetap berhati-hati dan posisi tas berada di depan.

Calo Pemandu

Tentu saja ketika pertama kali menginjakkan tanah suci keadaan wilayah akan berbeda dengan di Indonesia. Banyak pelaku yang berpura-pura membantu jamaah tersesat untuk pulang atau kembali ke pemondokan, namun setelah diantar dan menunjukkan jalan sang pelaku malah meminta uang bayaran dengan jumlah yang cukup bbesar yaitu sampai 50 real.

Polwan Palsu

Yang satu ini dilakukan oleh kaum hawa dengan menggunakan cadar dan baju hitam seakan-akan adalah seorang polwan yang bertugas untuk meggeledah barang bawaan ketika akan memasuki masjid. Jangan terlau mudah percaya dengan hal-hal seperti ini, anda harus tetap berhati-hati.

Mengaku Mahasiswa Palestina

Semua orang mengetahui kondisi Palestina saat ini, bahkan kondisi ini dijadikan sebagai bahan penipuan oleh orang-orang tertentu. Tidak sedikit jamaah yang tertipu oleh aksi ini, mereka menyamar sebagai mahasiswa Palestina dan berhsil menuai kasihan dari jamaah yang ada.

Membayar Dam

Untuk aksi yang satu ini, jamaah akan diminta untuk membeli kambing yang disediakan untuk membayar dam.
Powered by Blogger.