Mengenal Nama-Nama Kabah

Mengenal nama-nama Ka’bah yang terdapat dalam Al-Qur’an adalah salah satu hal penting untuk menembah pengetahuan sebagai seorang muslim. Ka’bah seperti yang banyak dikenal memiliki nama yang berbeda sesuai dengan kondisi dan zaman pada saat itu. Ka’bah merupakan kiblat umat muslim dari seluruh penjuru dunia, nama-nama nya akan ditemui ketika sedang memabaca ayat suci Al’Qur’an.

Ka’bah

Ka’bah merupakan salah satu nama yang familiar di kalangan umat muslim di dunia. Nama ini memiliki arti persegi empat, dan bentuk aslinya yang membentuk bangunan kubus. Selain itu orang-orang Arab menyebut rumah-rumah yang berbentuk persegi dengan sebutan Ka’bah. Seperti yang terdapat dalam QS Al-Maidah ayat 97 yang artinya: “Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia.” Alasan lain dari penamaan Ka’bah adalah dari ketinggian yang dimilikinya serta letaknya yang terpisah dari bangunan lain.

Mengenal Nama-Nama Kabah

Al-Bait

Nama lain Ka’bah yang terdapat dalam Al-Qur’an adalah Al-Bait yang berarti rumah. Maksudnya adalah bahwa Ka’bah merupakan rumah Allah yang pertama kali dibangun di muka bumi sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT. Dalam QS Ali Imran ayat 96 Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah umat manusia adalah Baitullah yang ada di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.”

Nama Al-Bait sebagai sebutan untuk Ka’bah yang terdapat dalam Al-Qur’an masih bisa ditemukan pada ayat-ayat lainnya. Dalam hadits, ketika Rasulullah SAW ditanya mengenai masjid yang pertama kali di bangun, Beliau menjawab Masjidil Haram, dan ketika ditanya lagi kedua kalinya, “Lalu setelah Masjidil Haram?”, Beliau menjawab Masjidil Aqsha.

Baitullah

Nama yang ketiga adalah Baitullah yang artinya Rumah Allah. Nama ini tercantum dalam Al’Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 125 yang artinya, “ Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanalh sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang I’tikaf, yang ruku’, dan yang sujud.”

Dalam surah ini, Allah SWT menisbatkan kepada dirinya secara langsung sebagai bentuk nisbat dari makhluk kepada Penciptanya.

Al-Bait Al-‘Atiq

Artinya adalah rumah yang bebas. Allah SWT telah menjaganya dari bencana banjir, selain itu tidak ada satu orang pun yang menganggap bahwa dirinya adalah pemilik Ka’bah. Ka’bah sangat dijaga oleh Allah SWT seperti arti dari Al ‘Atiq itu sendiri yaitu Allah membebaskan orang-orang dari adzab-Nya.

“Hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah),” QS. Al-Hajj ayat 29.

Kiblat

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 144 Allah SWT berfirman, “Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke Kiblat yang kamu sukai.”
Powered by Blogger.