Modernisasi Di Tanah Suci

Modernisasi telah bisa ditemukan di tanah suci dengan kondisi saat ini, dimana bangunan-bangunan bersejarah sedikit demi sedikit lenyap terutama bangunan di sekeliling Masjidil Haram. Tidak perlu bertanya kemana lenyapnya bangunan tersebut karena yang pasti bangunan-bangunan tersebut dijadikan sebagai perluasan Masjidil Haram sejak renovasi-renovasi awal. Perluasan ini ditujukan agar bisa menampung jamaah yang datang dari seluruh penjuru dunia. Sejarah hanya tinggal cerita tanpa ada lagi bangunan fisik yang melengkapi.

Modernisasi Di Tanah Suci

Selain karena perluasan Masjidil Haram, hotel berbintang telah banyak dibangun di sekitar Masjidil Haram dengan jarak yang cukup dekat. Hal ini tentu menjadi poin positif karena jamaah bisa lebih dekat untuk mendatangi Masjidil Haram. Bangunan hotel yang kini bertambah adalah adanya hotel Raffles Makkah Palace yang bisa melihat secara langsung Masjidil Haram hanya dari dalam kamar saja. Hotel ini sudah dilengkapi dengan empat buah restoran di dalamnya.

Salah satu bangunan sejarah yang telah dihancurkan dan tinggal namanya saja adalah Darul Arqam, tempat tersebut merupakan tempat dakwah Rasulullah SAW secara sembunyi-sembunyi. Dan disitu pula Umar bin Khattab membaca dua kalimat syahadat dan masuk Islam. Setelah dihancurkan untuk perluasan Masjidil Haram, nama Darul Arqam menjadi nama salah satu pintu dekat dengan tempat sa’i.
Banyaknya jamaah yang datang ke tanah suci Mekkah menjadi sorotan utama bagi para pelaku bisnis untuk memulai usahanya, jamaah tidak perlu bingung ketika akan mencari kebutuhan-kebutuhan sehari-hari karena semuanya sudah bisa di dapatkan tepat di depan mata.

Abraj Al-Bait adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Arab Saudi. Jangan ditanya lagi bahwa dalam mall ini semua barang-barang yang tersedia termasuk dengan merek-merek terkenal seperti Tiffany & Co dan Guess. Untuk lebih memperlihatkan modernisasi, Abraj Al-Bait dilengkapi dengan LED besar yang diterapkan di sekeliling mall agar terlihat megah. Lampu yang dipasang memberikan tambahan betapa modern nya mall yang satu ini.

Outlet-outlet makanan dan minuman sudah tidak asing lagi dan akan banyak ditemui di tanah suci seperti McDonald, KFC dan Starbucks. Meskipun bukan produk merek muslim, outlet ini bisa bersaing dengan kondisi Mekkah yang dominan dengan umat muslim. Dimana pada setiap outlet diputar lantunan ayat suci al-Qura’an dan cara pelayanan disesuaikan dengan tata cara umat muslim pada umumnya.

Masjidil Haram yang di tengah-tengahnya terdapat pusat kiblat umat muslim, Ka’bah kini semakin tertutup dengan tingginya bangunan-bangunan yang menjulang di sekelilingnya. Termasuk salah satu bangunan pencakar langit tepat di depan pintu masuk Masjidil Haram, Mekkah Royal Clock Tower. Bangunan ini telah mamasukkan berbagai fasilitas yang bisa jamaah kunjungi sekali datang namun bisa mendapatkan semuanya, karena disini telah terdapat hotel bintang 5 dan restoran yang jumlahnya cukup yaitu 9 restoran.

Namun dari modernisasi ini yang mampu merubah semua bangunan bersejarah menjadi tempat untuk keperluan ibadah haji dan umroh, hanya satu yang tidak akan berubah yaitu Ka’bah.
Powered by Blogger.