Cara Cegah Penularan Penyakit Pada Saat Haji

Cara mencegah tertular penyakit ketika sedang melaksanakan ibadah haji atau umroh sangatlah mudah. Hanya saja hal ini belum dirasakan oleh sebagian jamaah haji dan umroh. Jika dibandingkan dengan negara lain, jamaah asal Indonesia termasuk jamaah yang malas untuk minum, padahal kondisi cuaca berbeda dengan di Indonesia, sehingga masing-masing jamaah dituntut untuk tetap dalam kondisi yang baik dan berstamina. Tidak jarang dalam melaksanakan ibadah jamaah merasakan dehidrasi dan mudah tertular penyakit.

Sebagian memang menyepelekan minum air putih padahal dibaliknya tersimpan banyak manfaat yang bisa membantu penyegaran tubuh dan stamina tetap terjaga. Salah satu rangkaian ibadah haji yang biasanya membutuhkan tenaga yang cukup adalah ketika wukuf di Arafah dan dilanjutkan dengan rangkaian ibadah selanjutnya, pelaksanaan secara berturut-turut di atas padang pasir yang luas menjadi penyebab dehidrasi lebih mudah menyerang ditambah dengan penyakit lainnya seperti flu dan batuk. Jika sudah begini, apa yang harus dilakukan? Sebaiknya ingat pepatah yang mengatakan “lebih baik mencegah daripada mengobati”.

Tips Sehat Ketika Berhaji

Namun pada kenyataannya, orang-orang akan merasakan penyesalan terlebih dahulu kemudian baru menaatinya atau tidak melakukannya lagi. Manfaat minum ketika sedang berhaji sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu dokter dan vaksionolog, Dirga Sakti Rambe, “Kondisi tubuh saat tawaf mungkin oke, tapi tetap saja tubuh butuh minum,” jelasnya.

Vaksin menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi jamaah sebelum berangkat ke tanah suci, intinya adalah sama untuk mencegah dari tertularnya penyakit. Selain itu, jamaah harus bisa mengkondisikan secara mandiri untuk mencegah terserang penyakit ringan yang mudah menular. Salah satunya dengan menggunakan masker. Sama halnya dengan minum, jamaah Indonesia terkenal malas menggunakan masker. Hal yang dianggap sepele tetapi memberikan dampak yang besar.

Bagaimana jika banyak minum nantinya akan banyak bolak-balik ke kamar mandi? Jangan takut, pada kondisi normal, kelembaban di tanah suci sangat rendah dibandingkan dengan tanah air.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memperbanyak istirahat, disaat memiliki waktu yang cukup luang ada baiknya untuk beristirahat dibandingkan menghabiskan waktu untuk berbelanja. Istirahat yang cukup bisa mengoptimalkan kembali daya tahan tubuh untuk tetap segar.

Meskipun dalam rangka pelaksanaan ibadah haji, sebagian berpendapat “mumpung” sedang di tanah suci maka gunakan untuk banyak beribadah. Memang benar, namun jika kondisinya tidak memungkin lebih baik digunakan untuk beristirahat. Waktu untuk berbelanja masih bisa didapatkan ketika di penghujung atau telah selesai melaksanakan ibadah haji. Begitupun dengan jamaah umroh, waktu yang tersedia harus digunakan sebaik mungkin. Seimbang antara ibadah dan istirahat. Sehingga disaat kembali ke tanah air kondisi jasmani dan rohani tetap sehat bahkan lebih sehat.
Powered by Blogger.